Selamat Datang Di Blog Saya

Selasa, 12 November 2019

Ungkapan jiwa



1#  langkah hampa

Kemanapun aku pergi semua terasa hampa

Tujuan awalku kini juga telah berubah

Tujuanku bahkan telah menghilang dan pudar entah kemana

Aku berhenti berharap, berhenti melangkah

Hanya merenungi semua yang telah berlalu dengan sia-sia

Perjalanana hidupku sekarang tak seperti yang dulu aku bayangkan

Seandainya diriku yang dulu tahu jika aku seperti ini sekarang

Mungkin dia akan tertaawa dan tidak percaya

Kuterpaku disudut kota yang  jauh

Kota kejam yang telah merubahku

Kota tanpa sinar harapan untukku

Hanya derita dan luka yang kudapat

Tanpa mempedulikan orang disana

Aku berjalan bungkuk terhuyung-huyung

Meninggalkan kota dan kenangan pahit yang ada

Entah mengapa malam ini berbeda pada malam lainnya

Sepertinya bulan sedikit lebih besar dan lebih terang dari biasanya

Walau sepertinya malu namun air mataku keluar dengan sendirinya

Aku hanya berpikir, tak apa untuk menangis bahkan jika dia laki-laki

Ku hanya menangis tanpa suara apapun sampai air mataku terkuras habis.

***

2#  isi kepalaku

Tanpa sadar aku telah mengingatmu

Dirimu yang baru pertama kali aku lihat

Saat itu kebetulan sekali aku bertemu denganmu

Bibir merahmu yang menggoda dan wajahmu yang mempesona

Aku terlalu grogi berbicara denganmu

Aku berharap bisa bertemu kembali denganmu

Berkenalan lalu bicara denganmu tanpa canggung

Dan mendaapatkan nomor hp mu

***

3# perasaanku

Saat sunyi seperti ini

Terasa hampa didalam dada

Gelisah jiwa tiada menentu

Hati gersang tak terkira

Tandus sudah rasa batinku

Aku tanya alam tiada berbunyi

Ku pandang burung yg bernyanyi

Tambah iri rasa dihati

Angin berhembus membelai rambut

Air menari menghibur jiwa

Matahari bergeser menyongsong senja

Kalbu meronta ingin meminta

Belai dan kasih beri kepada jiwa

Agar terasa damai di dalam dada.

***

4# perpisahan
Pada awalnya diantara kita tidak ada yang saling mengenal
Namun perlahan kita menjadi akrab
Hingga akhirnya kita bagaikan saudara tak sedarah
Tertawa, menangis, dan bersenang senang bersama
Namun…
Indahnya kebersamaan, tak ada pesta yg tak usai, tak ada acara yg tak berakhir....
Perpisahan tak bisa kita pungkiri
 kita tak boleh menangisi
Biarlah yg terjadi disini
Akan jadi kenangan yg abadi
Maafkan salah dan dosa diri ini
Biar tak ada dendam dlm hati
Biar persahabatan kita tetap sejati

***

5# ……ah

Luasnya langit biru membentang

Awan putih dilangit bagai kapas yang bertebangan

Mentari yang bersinar cerah

Kicauan burung yang bervariasi

Desaku yang masih asri dan tenang

Udara  yang terhirup terasa sangat menyegarkan

Ah indahnya hari ini

***

6# pekatnya langit jingga

Disuatu sore yang terasa damai

Ku duduk termenung seorang diri

Dibawah langit yang berwarna jingga

Hamparan padang ilalang terbentang luas dihadapan ku

Kulihat rumput ilalang yang seakan bergoyang

Dihembuskan angin dengan tenang

Bunga ilalang yang berwarna putih
berterbangan lembut

Sekilas pikiran ku melayang menikmati ini semua

Hidup seakan terasa tanpa beban

Hanya saja semua itu hanyalah ketenangan sesaat

Setelah mentari terbenam

Semua nya kelihatan kelam dan tak berwarna

Sama seperti ku yang terasa hampa dan tak berwarna

Hanya goresan luka yang terasa

Namun kunikmati itu semua sama seperti
kunikmati senja menuju malam ini

***

#7 merah merona

Wahai nona yang disana

Berparas cantik dan mempesona

Bibir nona yang merah merona

Baik dan santun tutur katanya

Hidup nona sangatlah berharga

Sepatutnya nona harus berbangga

Karena nona telah dipercaya

Oleh orang banyak serta keluarga

Bersyukur pada yang kuasa

Saran ku kepada nona

Ingatlah pada jasa semuanya

Sebenarnya aku ingin menyapa

Namun aku sadar bukanlah siapa siapa

***


Tidak ada komentar:

Posting Komentar